Bunga rampai

     1 Juli 2020, hari pertama aku menginjakkan kaki di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Batukliang. Kesan pertama yang tersirat di benakku saat memasuki gerbang sekolah adalah “seperti sekolah lain pada umumnya, bisa dibilang biasa saja”. Pada saat itu, sekolah ini terdiri atas 1 gerbang utama, tapi sekarang dibangun gerbang baru di sebelah Utara.

     Saat wilayah-wilayah di Indonesia terkena wabah covid-19, kulalui hari-hari dengan belajar dari rumah. Kecil sekali kemungkinan untuk berinteraksi dengan sesama pelajar karena diberlakukannya shif belajar. Hal tersebut diberlakukan untuk mencegah penularan virus Corona. Namun, ada dampak negatif yang kudapatkan dari kebijakan tersebut, yaitu kurangnya pengetahuan yang ku dapatkan dan tentunya belum akrab dengan teman sekelas.

     Hari-hari berlalu dengan begitu saja. Aku mulai mengenal dan mengerti mengenai perbedaan sifat dan sikap teman-teman kelas terhadap ku, cara mengajar bapak dan ibu guru yang berbeda dengan ciri khasnya masing-masing, serta senang bisa mengenal seseorang yang menjadi salah satu penyemangatku ke sekolah. Semua guru adalah favoritku, tapi Bu Nurasiah ter-favorit, karena beliau adalah wali kelas yang baik dan penyabar. Teman-temanku baik dan usil, tiada hari tanpa hal yang seru dengan mereka. Satu tahun kami sekolah daring, dan sekarang kami sedang sibuk-sibuknya dengan persiapan masuk PTN dan ujian praktek ditambah lagi ujian sekolah. Tapi, kami tidak menyia-nyiakan waktu yang singkat ini, kami berusaha saling meluangkan waktu dan saling menyemangati. Beberapa bulan lagi kami akan lulus dan rasanya tidak siap untuk semua ini. Itu semua mengubah kesan pertamaku saat bersekolah di sini. Ternyata selama 2 tahun lebih ini, kegiatanku selama menjadi pelajar memang biasa saja, tapi jauh berbeda dari yang sebelum-sebelumnya, banyak suka duka yang berhasil kulalui.

     2023 ini adalah tahun terakhir aku dan teman-teman menjadi murid SMA. Tidak mudah menjadi angkatan kami, sebab banyak sekali tantangan yang harus kami lalui. Harapannya semoga angkatan tahun ini menjadi angkatan yang tidak dilupakan dan semoga semuanya dapat melanjutkan karir masing-masing. Terimakasih kepada bapak-ibu guru yang selalu mendidik dan mengajar kami dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, terimakasih kepada teman-teman semua yang selalu menemani dan menjadi tempat berbagi cerita, dan terimakasih kepada diri sendiri yang mampu bertahan sampai saat ini. Untuk sekolah ini, semoga menjadi tempat yang mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia. Mari sama-sama menunjukkan bahwa sekolah ini mampu melahirkan orang-orang berilmu dengan biaya pendidikan yang murah dan tidak menyulitkan.

Komentar